Browse > Home / Archive by category 'Gresik'

| Subcribe via RSS

Hari Esok

January 1st, 2009 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

newyearsTak ada yang pernah tahu apa yang akan terjadi hari esok, dan hari kemarin telah kita tutup sebagai lembaran masa lalu, yang tentu tak akan pernah bisa kita merubahnya.

Mau tidak mau, kita telah membingkai masa lalu kita di frame 2008, mestinya banyak pelajaran yang kita peroleh dari masa lalu, dan itulah yang mungkin disebut sejarah, untuk mengingat kembali masa lalu, memang tak ada salahnya suatu saat kita membuka-buka kembali, sekedar bernostalgia tapi tidak untuk merubahnya.

Kita memulai lembaran baru hari ini, di hari pertama tahun 2009, selalu ada tekad baru, semangat baru dan harapan untuk terus merayakan hidup yang sebagian dari mereka mengatakan tak akan pernah mudah. Kesulitan yang dibalut tantangan dan kesempatan menanti didepan dan di hari esok.

Selamat tahun baru 2009. :D

      
Tags:

Lumpur

December 30th, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

lumpur-1Mungkin saja bumi sedang jengah, dengan eksploitasi manusia yang gila-gilaan terhadapnya, apa yang terjadi dengan pengeboran minyak dan gas (migas) Lengowangi-2 milik operator Joint Operating Body Pertamina-PetroChina East Java (JOB PPEJ) di kawasan Desa Sekarkurung, Kebomas Gresik itu kemarin.

Lumpur yang keluar, mengingatkan saya pada lumpur panas Lapindo di Sidoarjo.

Keserakahan manusia, human error, atau memang sudah menjadi hal yang biasa terjadi di area sumur pengeboran minyak seeperti itu, saya tak tahu pasti, yang jelas kekhawatiran masyarakat sekitar itu ada dan kekhawatiran itu juga menjadi hal yang biasa dan lumrah, bayangan orang selalu mengingatkan dengan apa yang terjadi di Lapindo Sidoarjo itu.

Meskipun berhasil diatasi, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi seperti yang terjadi di Porong bukan?, dan akhirnya tetap menimbulkan keresahan dan juga rasa takut. Siapa yang menjamin?

Link Terkait :

      
Tags:

Komunitas

December 26th, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

kaos

Apa yang menggetarkan dari sebuah komunitas? selain kita mendapatkan kumpulan orang-orang sepeng-gila, tentu merchandise dan tetek bengek tentang komunitas itu.

Bagi sebagian dari mereka akan bilang, “Kurang gawe opo!”, tapi justru yang kurang gawe itu mereka, masih sempat-sempatnya memberikan perhatian lebih akan tingkah laku yang dianggapnya aneh.

Doh, sebenarnya ini hanya promosi merchandise kaos kumpulan orang-orang nggersik nggedabrus dan kantor barunya di seputaran GKA Gresik lantai 2(dua) warnet 2D-see , sebelah kampus Muhammadiyah itu. Silahkan mampir, dan jangan kaget, sekretariat nggedabrus itu bukan buka dalam jam kerja normal, tapi jam kerja sa’karepe (se-enaknya,-red), sa’ tangine (Indonesianya apa ya?). D

      
Tags:

Truk Tangki Njomplang

December 16th, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

truk-njomplangSebuah truk tangki njomplang, minggu pagi kemarin, saya menjumpainya di pertigaan Sekarkurung, Giri - Gresik, Njomplang begitu bahasa gresiknya (baca : nggersik) saya masih kesulitan mencari padanan bahasa Indonesia yang tepat, apa sampean tahu bahasa Indonesia yang tepat untuk kata Njomplang? D

      
Tags:

PNS Kabupaten Gresik (sekedar catatan)

December 13th, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

“Duh.. lama sekali mas, pelayanannya itu loh!”

Begitu keluhan saudara saya itu, ketika dia harus antri menunggu giliran penyerahan formulir pendaftaran CPNS Kabupaten Gresik beberapa waktu yang lalu.

Mosok, mereka bilang jam 11.30 break untuk istirahat serta makan siang dan 12:30 akan dimulai lagi, tapi mereka kembali ke ruangan penyerahan formulir jam 13:05, itupun mereka tidak segera memanggil antrian berikutnya, tapi mereka pada keluar dari ruangannya membawa tas berisi perlengkapan sholat, dan kembali kita dibuat menunggu mereka sholat sampai jam 13:30, setelah itu barulah sekitar jam 13:50 dimulai lagi, itu kan artinya 2(dua) jam mas!”.

Saya paham betul kenapa dia ngomel-ngomel seperti itu, karena dia hanya sekedar pamit ijin keluar kantor dari tempat dia mburuh sekarang, Jadi waktu ijin yang cuman sedulit itu, sangat berharga baginya.

Menjadi (konon) abdi masyarakat itu memang masih favorit bagi sebagian teman-teman se-umuran famili saya itu. Tapi sungguh disayangkan, contoh ngaret adalah hal lumrah (atau jangan-jangan sudah menjadi budaya kebiasaan, saya tak tahu), tak heran jika kita memang selalu kalah dengan tetangga sebelah.

Lingkungan memang menjadi stimulus terbesar bagi seseorang, biar orang itu baik tapi ketika masuk dalam lingkungan yang tidak baik dia akan terpengaruh juga dengan kebiasaan seperti itu, itu yang saya baca dari psikologi korupsi yang bercerita kenapa orang yang awalnya baik-baik akhirnya ikut korupsi juga.

Tak heran jika ada salah satu teman bilang, good goverment itu hanyalah slogan, bawa saja bawah bantal, karena mendambakannya dalam mimpi akan jauh lebih mudah dan indah, Karena melihatnya menjadi kenyataan adalah sesuatu yang mustahil diwujudkan.

Tak hanya itu, guyon warung kopi, PNS itu Pegawai Nunggu Sholat bukanlah guyon remeh.
itu jika saya percaya cerita famili saya sore hari kemarin.

Karena itu, harapan terbesar untuk menjadikan pelayan masyarakat gresik itu dapat memberikan pelayanan yang terbaik adalah dari sistem penerimaan CPNS Kabupaten Gresik kemarin dan yang akan datang, atau harapan itu sama sekali tidak ada jika CPNS Gresik kemarin hanya menjaring calon abdi masyarakat yang meneruskan kebiasaan lama.

Pelayan masyarakat itu dipilih dari orang pinter, dipilih sekian dari yang terbaik, berotak top cer, tapi sayang, kok tetep saja ndlewer. D

      
Tags:

Komentar

December 7th, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

free-speechSaya memang agak jarang membalas komentar di blog sendiri, itu bukan berarti saya tak membaca semua komentar yang masuk, saya membacanya, dan mencoba memahami. Seperti komentar ini di tulisan ini.

piye kabare mas?????…makanya mas ..belajar yang pinter..terus kerja keras..biar kaya ato jadi pejabat..ntar uneg2 anda bisa diwujudkan dengan tangan dingin anda..soalnya yang saya tau..banyak blogger yang hanya bisa mengoreksi dan memaki..dan itu tidak berarti apa2 serta hanya jadi bahan bacaan disaat iseng aja

Baiklah, saya mencoba menjawab, saya pikir jawaban saya akan panjang, karenanya saya buat posting sendiri, tapi saya sendiri berharap postingan ini tak akan panjang seperti dugaan saya (semoga).

  • Pertama, Kabarnya baik-baik saja, lah sampean gimana?
  • Kedua, untuk menjadi kaya dan pejabat (berkuasa), kadang seseorang tak butuh otak encer untuk mewujudkannya, saya kira banyak contoh untuk soal ini.
  • Ketiga, tak semua harus menjadi presiden dulu untuk berbuat suatu kebaikan bagi orang banyak, atau lebih tepatnya orang tak harus menunggu kaya dulu, atau pinter dulu untuk melakukan perubahan dan kebaikan bukan?
  • Keempat, Blogger mengoreksi dan memaki, Hm… tak semua seperti itu, lihat saja bagiamana aktifitas komunitas blogger di negeri ini (Silahkan sampean browsing sendiri),lebih mudahnya, anggap saja blog ini seperti itu, dan ini akan mempermudah dan melapangkan tempat saya bermain di wilayah ini bukan?.
  • Kelima dan terakhir, blog hanya jadi bacaan iseng saja? Hm… bukankah itu ranah pribadi orang tentang blog? jadi bacaan iseng atau sumber referensi karya ilmiah atau mau menganggap dan menjadikan blog sebagai sumur rupiah, ya silahkan saja, atau kita sepakat untuk menyebutnya “suka-suka orang”.

Nah, saya balik tanya, gimana? D Apakah kita berada disisi yang berseberangan?

      
Tags:

UMK Gresik

December 1st, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

Mereka bilang, UMK Gresik tertinggi di Jawa Timur. Ada yang senang, ada sedih, tentu ada juga yang keberatan. Entah bagaimana kelanjutannya.

Siapa yang mengusulkan dan siapa yang menyetujui hingga akhirnya diajukan ke tingkat I Propinsi Jawa Timur.

Lalu, penggunem ekonomi warung kopi bilang “Apa itu nantinya tidak disusul dengan naiknya pengangguran, lah Gresik kan minim investasi, ndak masuk akal itu!, apa memang kita bisanya mengajukan proposal ketimbang menarik investor!”.

Mbuh percaya tidak percaya, tapi saya mempercayainya.

      
Tags:

Bukti Ketertinggalan Kita

November 23rd, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

logo_swaSatu lagi bukti ketertinggalan gresik dengan Lamongan, daerah tetangga kita itu.

Menurut Versi majalah Swa, Lamongan menduduki peringkat ketiga sebagai kota probisnis di Indonesia, lihat saja, jika di bagi lagi menjadi beberapa kriteria, berapa kali kota Lamongan disebut sebagai kota yang memenuhi syarat dan sangat mengundang para investor masuk kesana, sehingga menyerap tenaga kerja lokal dan tentu mengurangi pengangguran.

Salah satu kelebihan riset ini, yang ditanya adalah pengguna (user) layanan pemda, bukan pemdanya sendiri sehingga hasilnya diharapkan lebih objektif. Hasil survei ini tampak dari angka indeks yang tersedia di setiap Tabel (Catatan: angka tersebut bukan persentase, melainkan indeks poin yang menjelaskan seberapa puas komunitas pelaku usaha di daerah itu terhadap pelayan pemdanya. Poin maksimal adalah 100).

Hasilnya?

Dilihat dari semua parameter, Jepara merupakan kota paling probisnis. Diikuti Tarakan (76,8), Lamongan (76,7), Yogya (74,8), Kebumen (72,6) dan Sragen (71,4). Kendati demikian, kalau ditelusuri lebih dalam, dalam pandangan pelaku bisnis dengan skala berbeda, kota yang paling probisnis berbeda pula. Bila yang dimintai pendapat adalah pelaku usaha mikro, Yogya paling probisnis, baru kemudian diikuti Lamongan, Banjarmasin dan Sragen. Lalu, kota paling memuaskan layanannya terhadap kalangan pelaku usaha kecil adalah Kebumen, diikuti Tarakan, Lamongan dan Jepara. Dan kota paling memuaskan dalam pandangan pelaku bisnis kelas menengah ialah Gorontalo, diikuti Lamongan, Jepara dan Tarakan. Terus, kota paling probisnis bagi kalangan pebisnis besar ialah Tarakan, diikuti Jepara, Depok dan Batam.

Anggap saja saya ngawur, kesimpulan cepat tanpa data dan bukti, berarti Gresik sangat tidak ramah investasi!, entah dimananya, birokrasi ruwet, investasi stagnan, atau jangan-jangan malah berkurang setelah memasuki krisis global ini.

Selamat buat Pemda Lamongan!.

      
Tags:

Dangdut Bugil, Gegerkan Gresik

November 16th, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

dangdut-bugil-gresikTerusik, nggak peduli, apa justru kita malah mencari-cari, begitu kesan kita pertama ketika mendengar berita berjenis esek-esek penggugah nafsu seperti ini.

Saya mendapat berita itu dari harian kompas kemarin, jum’at 14 November 2008, dan saya telah membaca lengkap dengan komentar-komentarnya disana, dari mulai menyalahkan RT yang kebobolan sampai UU anti pornografi yang baru hangat-hangatnya itu.

Soal kebenaran berita, saya tidak tahu, katanya penyebaran video dari telepon seluler, dan yang mengejutkan, kenapa gresik?, juga tak jelas, apa kejadian dangdut bugil itu terjadi di wilayah gresik? tak jelas juga. terasa sedikit aneh saja. tapi siapa yang meragukan pabrik berita sebesar kompas?.

Ah… silahkan sampean baca disana, soal tindak lanjut, dan apa sampean merasa risih dengan berita seperti ini, itu bukan urusan saya, yang menarik bagi saya hanyalah kenapa gresik dan kenapa hanya warga gresik yang terusik, kalau penyebaran via telepon seluler kan bisa saja terjadi dimana-mana, ah kita tunggu saja.

      
Tags:

Wisata Lokal, Hidup Enggan Mati Tak Mau

November 15th, 2008 | No Comments | Posted in Aggregator, Gresik

wblSaya tak tahu bagaimana membaca angka-angka yang membentuk statistik yang digunakan sebagai parameter kemajuan suatu daerah. Dan lagi, darimana saya bisa mendapatkan data seperti itu, apa kepentingan saya, sok peduli atau hanya sekedar iseng.

Anggap saja saya usil, kurang kerjan, bisanya cuman mebanding-bandingkan, dan pergi rame-rame kemarin ke lokasi yang sebelumnya telah saya kunjungi dua kali itu tak segera membuat saya bosan, atau lebih tepatnya sudah tidak ada pilihan lain, karena memang kita tak memiliki lokasi wisata lokal yang sedikit bisa membuat kita melepaskan diri dari kepenatan rutinitas keseharian.

Pantai Delegan Gresik, tak ubahnya seperti WBL dulu, entah menunggu apa, siapa yang mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan atau memang mereka tak tahu akan dikemanakan, seperti halnya ketidak tahuan saya akan dinas terkait dan sibuk apa saja mereka.

      
Tags: